Rabu, 07 Agustus 2024

Tahapan Menggunakan Hosting

C. Tahapan Menggunakan Hosting



1. Pilih Web Hosting yang Andal dan Tepercaya

Sebelum memulai, penting untuk memilih penyedia hosting yang memiliki reputasi baik. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan termasuk:

Dukungan Pelanggan: Pastikan ada layanan dukungan seperti live chat atau telepon.

Kontrol Akun: Pilih penyedia yang memberi Anda kontrol penuh atas akun hosting Anda.

Ruang Penyimpanan: Pastikan ada opsi untuk meningkatkan kapasitas jika diperlukan.

Jaminan Uang Kembali: Cari penyedia yang menawarkan jaminan uang kembali untuk mencoba layanan mereka.

Penawaran Tambahan: Periksa apakah ada penawaran menarik seperti domain gratis atau SSL.

2. Tentukan Cara Upload Website

Setelah memilih penyedia hosting, langkah selanjutnya adalah menentukan metode upload website. Ada beberapa cara umum:

File Manager: Alat berbasis browser untuk mengelola file di server.

FTP (File Transfer Protocol): Menggunakan klien

FTP seperti FileZilla untuk mengupload file tanpa batasan ukuran.

Importer Website Otomatis: Fitur di beberapa penyedia hosting yang memungkinkan pengunggahan arsip website secara langsung.

Plugin Migrasi WordPress: Jika menggunakan WordPress, plugin dapat membantu memindahkan situs dengan mudah.

3. Upload dan Ekstrak File Arsip Website

Jika Anda menggunakan File Manager:

Buka File Manager dan pilih opsi Upload.

Pilih file arsip (.zip atau .tar.gz) dari komputer Anda dan unggah ke server.

Setelah selesai, gunakan fitur Ekstrak untuk mendekompresi file tersebut.

Jika menggunakan FTP:

Ekstrak file arsip di komputer terlebih dahulu.
Gunakan klien FTP untuk mentransfer semua file ke direktori public_html di server.

4. Pastikan Semua File Tersimpan di public_html

Setelah mengupload, pastikan semua file berada di dalam folder public_html. Jika terdapat folder tambahan setelah ekstraksi, pindahkan semua file ke public_html agar website dapat diakses melalui domain utama.

5. Impor Database MySQL (Jika Diperlukan)

Jika website Anda menggunakan database:

Buat database baru dan user MySQL melalui control panel hosting.

Akses phpMyAdmin dan impor file backup database Anda.

Perbarui informasi koneksi database dalam file konfigurasi aplikasi web Anda.

6. Cek Apakah Website Berhasil Online

Setelah semua langkah selesai, periksa apakah website dapat diakses dengan membuka domain Anda di browser:

Jika baru saja mengarahkan domain ke server baru, tunggu hingga 24 jam untuk propagasi DNS.
Gunakan alat online atau plugin browser untuk memeriksa ketersediaan situs jika diperlukan.
Dengan mengikuti tahapan ini, Anda akan berhasil mengonlinekan website Anda dengan baik.

Source : AI
Create : Muhammad Faisal Ilham 
Class : 12 TKJ 2 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penggunaan cPanel

E. Penggunaan cPanel 1. Akses ke cPanel Untuk mulai menggunakan cPanel, Anda perlu mengaksesnya melalui browser. Biasanya, penyedia hosting ...